Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /var/www/html/plugins/system/t3/includes/menu/megamenu.php on line 137

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /var/www/html/libraries/cms/application/cms.php on line 464
Berita
Berita

Berita (565)

Penulis : M. Fuad Nasar

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2025

Jumlah Halaman: 88 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis : 

Mengenang Buya Datuk, membuka memori masa kecil saya dimana almarhumah ibunda saya pernah bercerita bahwa ayah saya, almarhum H.S.M. Nasaruddin Latif, setiap kali datang dari Jakarta ke Sumatera Barat sering singgah (mampir) menemui Buya Datuk Palimo Kayo di Bukittinggi. Kedua tokoh itu memiliki hubungan akrab dan kerap bertukar pikiran mengenai berbagai masalah agama dan umat Islam.

Penulis : Tinda Afriyani

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2025

Jumlah Halaman: 171 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Dalam dunia peternakan, penerapan genetika molekuler semakin berperan penting dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi ternak. Dengan memahami bagaimana gen-gen tertentu berkontribusi terhadap sifat unggul seperti pertumbuhan cepat, ketahanan terhadap penyakit, dan kualitas hasil ternak, para ilmuwan dan peternak dapat mengembangkan strategi seleksi dan pemuliaan yang lebih efektif. Buku ini akan membahas berbagai aspek genetika molekuler yang relevan dengan dunia peternakan, mulai dari konsep dasar genetika molekuler, sejarah perkembangannya, hingga penerapan teknologi genetika dalam pemuliaan dan pelestarian ternak lokal.

Penulis : Indraddin, Zuldesni, Elfitra (almarhum), Indah Sari Rahmaini, Fendi Agus Syaputra, Indeska Putra, Faiz Badridduja

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2025

Jumlah Halaman: 313 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Buku ini merupakan penghargaan akademik yang diberikan kepada Drs. Wahyu Pramono , M.Si dan Dra. Dwiyanti Hanandini, M.Si oleh Departemen Sosiologi FISIP Universitas Andalas dalam bidang kajian akademik dan keteladanan yang bersangkutan. Buku ini menggambarkan perjalanan hidup beliau baik dalam mengarungi bahtera kehidupan, dari masa kecil sampai menamatkan studi. Dalam akademik teman sejawat mencoba menggali dan menganalisis tentang keahlian beliau terhadap dedikasinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan program studi sosiologi. Banyak dibahas tentang keteladanan dalam melaksanakan tugas dan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam melaksanakan tri dharma perguruan tinggi, yang bersangkutan patut diteladani dalam banyak hal. Dalam bidang pengajaran, beliau melaksanakan tugas dengan baik dan berdedikasi tanpa pamrih. Dalam bidang penelitian, beliau konsisten dengan bidang kajian kesejahteraan sosial, melakukan penelitian hingga menerbitkan beberapa publikasi baik buku maupun artikel. Dalam bidang pengabdian, tidak saja melakukan program pengabdian yang didanai institusi, tetapi beliau banyak terlibat dalam kehidupan sosial kemasyarakatan baik dari bidang institusi pendidikan maupun keagamaan. Di samping mengajar juga pernah menjadi ketua STIA (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi) Adabiah dan STISIPOL (Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Imam Bonjol. Beliau juga menjadi pengurus musholla di lingkungan fakultas.

Penulis : Fadrian, Sp.PD, SubSp.PTI(K), FINASIM

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2025

Jumlah Halaman: 223 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Intoksikasi atau keracunan merupakan kondisi patologis yang timbul akibat paparan zat toksik dalam jumlah yang melebihi ambang toleransi biologis tubuh, dan dapat menyebabkan gangguan fungsional, kerusakan jaringan, hingga kematian. Menurut laporan World Health Organization (WHO), lebih dari 3 juta kasus keracunan pestisida terjadi setiap tahunnya, dengan angka kematian mencapai lebih dari 220.000 jiwa dan sebagian besar terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Di Indonesia, data dari Pusat Informasi Racun dan Obat (PIR) mencatat peningkatan jumlah kasus keracunan akibat bahan kimia rumah tangga dan pestisida dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu, data Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) menunjukkan bahwa dari 7.862 kasus kegawatdaruratan pada tahun 2020, sebanyak 3,2% di antaranya merupakan kasus keracunan, dengan 58,6% kasus diakibatkan oleh intoksikasi obat, terutama parasetamol dan benzodiazepin (PIR RSCM, 2020).
Dalam konteks klinis dan toksikologi medis, sumber intoksikasi sangat beragam, mulai dari zat kimia rumah tangga, industri (pestisida, bahan pembersih, logam berat, pelarut organik) dan hewan berbisa. Hewan berbisa seperti ular, tawon, serta beberapa jenis ubur-ubur juga menghasilkan toksin biologis yang dapat menimbulkan reaksi sistemik hingga fatal jika tidak segera ditangani.
Pemahaman terhadap konsep toksikokinetik (absorpsi, distribusi, metabolisme, dan ekskresi) serta toksikodinamik (mekanisme kerja zat toksik pada target organ) menjadi penting untuk menentukan pendekatan diagnosis dan terapi. Prinsip penanganan intoksikasi meliputi stabilisasi awal pasien, dekontaminasi, eliminasi racun dari tubuh, penggunaan antidotum spesifik bila tersedia, serta terapi suportif dan simptomatik. Deteksi laboratorium, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, juga sangat membantu dalam menentukan jenis racun dan tingkat keparahan paparan.

Penulis : Syahrial, Rahmat

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2025

Jumlah Halaman: 84 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Penyakit degeneratif merupakan penyakit yang berhubungan dengan proses penurunan fungsi organ tubuh yang biasa terjadi pada usia tua. Disebut penyakit usia tua karena kejadiannya selalu bersangkutan dengan proses degenerasi usia lanjut yang akan berlangsung sesuai waktu dan umur (Noviyanti, 2019). Penyakit degeneratif secara umum didefiniskan sebagai penyakit yang disebabkan oleh proses penurunan fungsi organ tubuh yang umumnya terjadi pada usia tua. Penyakit degeneratif adalah penyakit tidak menular yang berlangsung kronis karena kemunduran fungsi organ tubuh akibat proses penuaan. Bidang kesehatan Indonesia saat ini sedang menanggung beban ganda, karena di satu sisi terjadi peningkatan penyakit degeneratif, sementara di sisi lain penyakit infeksi masih merajalela. Hingga saat ini penyakit degeneratif telah menjadi penyebab kematian terbesar di dunia. Hampir 17 juta orang meninggal lebih awal setiap tahun akibat epidemi global penyakit degeneratif (WHO, 2015). Beberapa contoh penyakit degenaratif yaitu diabetes, kolesterol, dan hipertensi.

Rabu, 16 April 2025 10:14

CIRCI dan Krisis Adrenal

Written by

Penulis : Eva Decroli

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2025

Jumlah Halaman: 62 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Anatomi kelenjar adrenal dideskripsikan hampir 450 tahun yang lalu oleh Bartolomeo Eustachius. Ia juga membagi kelenjar adrenal menjadi beberapa zona. Akan tetapi, saat itu fungsi kelenjar adrenal belum dijelaskan secara rinci. Penemuan ini dibuat dalam bukunya Opuscola Anatomica, yang diterbitkan pada tahun 1564. Tahun 1831, Friedrich Arnold, profesor anatomi di Heidelberg, menunjukkan bahwa adrenal janin berkembang dari duktus Wolffii embrionik. Berdasarkan studi histologis, istilah korteks dan medula mulai diperkenalkan pada tahun 1836, namun fungsinya masih belum diketahui.

Penulis : Zulfarman Rajo Bujang, Mardisyaf Ramli, Andris Sjahroeddin, Azwardi Karani, Salimar Salim

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2025

Jumlah Halaman: 336 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Dalam  buku  Sejarah  Berdiri  dan  Tumbuhnya  Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Anda akan diajak menyelami perjalanan  panjang  dan  penuh  tantangan  dari  sebuah  fakultas  yang kini  menjadi  salah  satu  pusat  pendidikan  kedokteran  di  Indonesia. Berdiri di tengah pergolakan politik dan sosial pada masa itu, Fakultas Kedokteran  Universitas  Andalas  menghadapi  berbagai  rintangan— dari minimnya sumber daya hingga kondisi yang tidak stabil. Namun, berkat kegigihan dan visi para pendiri, fakultas ini berhasil bangkit dan berkembang menjadi tempat pendidikan dokter di Sumatra Barat.

Penulis : Fuad Nasar

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2025

Jumlah Halaman: 114 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Sejarah mencatat peran PDRI yang diketuai Mr. Sjafruddin Prawiranegara dalam episode revolusi kemerdekaan tahun 1948 – 1949. PDRI sebagai pemerintahan alternatif adalah penyambung nyawa Republik Indonesia setelah Belanda melakukan invasi atas ibukota Yogyakarta dan kota-kota lainnya di Indonesia. Saat itu Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta telah menyerah, beserta sejumlah menteri diasingkan sebagai tawanan perang.

Penulis: Hafzatin Nurlatifa, Haifa Wahyu, Helma Nismar, Reny Herawati, Atra Romeida, Marlin dan Masdar

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2025

Jumlah Halaman: 90 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Teknologi informatika sesungguhnya tergolong masih baru, diperkirakan baru sekitaran tiga atau empat dasa warsa terdistribusi di jagad aneka teknologi. Namun, ternyata berkembang dengan begitu pesat, apalagi dipacu oleh artificial intelligence (AI) sehingga mendadak cakupan wilayah operasinya saat ini sangat luas, Saking luasnya wilayah tersebut, bahkan boleh dikatakan mendekati tidak berbatas serta tidak habis-habisnya. Tidak peduli pada dinamika waktu maupun ruang, teknologi ini memungkinkan senantiasa hadir dan terpakai. Teknologi ini aplikatif pada berbagai dimensi alam, baik dalam alam mikro seperti molekul, atom, proton, elektron, dan positron maupun alam makro seperti jajaran bintang besar dan kecil serta planet satelitnya di langit luas.

Penulis: Dr. dr. Dolly Irfandy, Sp.THTBKL, Subsp. Rino (K)

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2025

Jumlah Halaman: 190 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Pertama-tama saya ucapkan Syukur Alhamdulillah PERHATI-KL Cabang Sumatera Barat diberi kepercayaan sebagai penyelenggara kegiatan Pertemuan Ilmiah Nasional (PIN) XII 2024 yang secara rutin diselenggarakan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher Indonesia (PERHATI-KL).  PIN XII PERHATI-KL ini bertujuan :  •  Sebagai media bagi seluruh PERHATl-KL untuk meningkatkan ilmu pengetahuan, ide dan  temuan terbaru di bidang Ilmu Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher.  •  Meningkatkan  kemampuan  dan  menyusun  strategi  untuk  menjadi  “Good  ENT  Health  Care Through Humanity, Profesionalism, Colaboration and Technology”. •  Menjadi sarana bagi anggota PERHATI-KL dan profesi lain yang terkait, dalam terus membina dan  mengembangkan  mutu  profesi,  melalui  peningkatan kemampuan  dan  keterampilan,  sehinga akan terbentuk dokter ahli THT-KL yang memiliki kompetensi tinggi dan mampu bersaing dengan dokter asing di era globalisasi. •  Selain  itu,  dengan  PIN  diharapkan  akan  menjadi  ajang  silaturahim  antar  sesama  anggota PERHATl-KL.