Unand Press
Untuk Kejayaan Bangsa
Penulis : Dr. dr. Dwitya Elvira, Sp.PD-KAI.FINASIM | Dr. dr. Effy Huriyanti, Sp.THT-KL(K) | Dr. dr. Havriza Vitresia, Sp.M(K) | Dr. dr. Gardenia Akhyar, Sp.DVE(K) | Dr. Fenty Anggraini. Sp.P(K)
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2026
Jumlah Halaman: 65 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Rinitis secara luas didefinisikan sebagai peradangan pada mukosa hidung. Ini merupakan gangguan yang umum terjadi dan dapat memengaruhi hingga 40% populasi.1 Rinitis alergi (RA) dianggap sebagai gangguan yang terbatas pada hidung dan saluran hidung. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa kondisi ini dapat merupakan bagian dari penyakit saluran napas sistemik yang melibatkan seluruh traktus respiratorius.2 Gejala rinitis alergi meliputi hidung gatal, bersin berulang, cairan hidung yang jernih dan hidung tersumbat yang bersifat hilang timbul atau reversibel, secara spontan atau dengan pengobatan.3
Rinitis alergi (RA) memiliki prevalensi yang tinggi di seluruh dunia, dan penatalaksanaan klinisnya masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, RA memberikan beban yang signifikan baik bagi individu maupun masyarakat.4 Rhintis alergi ini juga berdampak luas terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk produktivitas, pola tidur, interaksi sosial, gaya hidup, serta kemampuan bekerja.5 Penelitian lain menunjukkan bahwa rhinitis alergi juga dapat menyebabkan masalah kesehatan lain seperti pusing, sakit kepala, gatal-gatal di berbagai bagian tubuh, telinga terasa penuh, dan masalah kesehatan lainnya.6Tujuan tatalaksana dan pemberian terapi pada pasien dengan rhinitis alergi adalah didasarkan pada penggunaan obat-obatan yang bertujuan menghilangkan atau mengurangi gejala alergi, dan imunoterapi alergen (allergen immunotherapy) yang dirancang untuk memodifikasi respons imun terhadap alergen penyebab rhinitis alergi.7 Obat-obatan tersebut meliputi antihistamin intranasal dan oral, kortikosteroid intranasal, oral, dan injeksi, dekongestan oral dan intranasal, antagonis reseptor leukotrien, kromolin oral, antikolinergik intranasal, serta terapi biologik (omalizumab).
Penulis: Prof. Dr. Ir. Novizar Nazir
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2024
Jumlah Halaman: 316 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Dalam era globalisasi dan revolusi industri 4.0 yang terus bergerak maju, perkembangan teknologi menjadi salah satu kunci penting dalam meningkatkan daya saing produk unggulan lokal dan mendorong pertumbuhan kewirausahaan di bidang pertanian. Teknologi pertanian inovatif dan berkelanjutan memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks di era modern ini. Melalui penerapan teknologi yang tepat, kita dapat mempercepat peningkatan produktivitas, efisiensi, dan kualitas hasil pertanian.
Penulis: dr. Dewi Susanti Febri, M.Biomed, SpGK (K), dkk
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2023
Jumlah Halaman: 73 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Ilmu gizi dan gizi klinik saat ini menjadi sangat menarik untuk dibahas di seluruh dunia. Perkembangan dan pengakuan tentang pengaruh zat gizi dalam perubahan metabolisme selama sakit akut maupun kronik, serta metode asesmen dan terapi gizi mediknya, menjadi topik yang banyak diteliti. Penatalaksanaan gizi sudah tidak dianggap sebagai pendukung atau supportif, tapi menjadi bagian dari terapi atau yang dikenal sebagai terapi gizi medik (medical nutrition therapy). Perkembangan dan perubahan yang pesat ini, mengharuskan dokter spesialis gizi klinik untuk mengimbanginya dengan cepat.
Di sisi lain, makanan tidak hanya berperan sebagai kebutuhan pokok makhluk hidup, namun juga berfungsi untuk menjaga kesehatan bahkan bisa menjadi ”obat”. Hal ini sejalan dengan pepatah ”Let Food Be Thy Medicine And Medicine Be Thy Food”.
Penulis: Vaulinne Basyir
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2023
Jumlah Halaman: 92 halaman
Ukuran Buku: A4
Sinopsis :
The Andalas International Midwifery Conference (AICM) is agenda carried out by the Postgraduate Midwifery Study Program. This year's activities were held together with the 68th Anniversary of the Faculty of Medicine, Andalas University with the theme "Interprofessional Collaboration to Improve The Quality Services of Maternal and Neonatal Health in The Society Era 5.0" which was held on 2-3 of September 2023 via zoom webinar of the Faculty of Medicine, Andalas University (online). The international midwifery conference aims to bring together researchers, academics and service provider practitioners to exchange ideas both in research and services, methods, results, and share the latest experiences in efforts to improve the quality of midwifery services.