Unand Press
Untuk Kejayaan Bangsa
Penulis : Aldina Ayunda Insani, S.Keb., Bd., M.Keb
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2026
Jumlah Halaman: 188 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Asuhan Kebidanan Holistik pada Remaja dan Pra-Konsepsi merupakan salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa kebidanan, menjadi salah satu kewenangan dalam menjalani profesi bidan, dan bagian dari siklus kehidupan wanita. Mahasiswa yang mengikuti pembelajaran pada mata kuliah ini diberi kesempatan untuk memahami konsep asuhan kebidanan holistik pada remaja dan prakonsepsi. Mahasiswa akan mempelajari kebutuhan kesehatan, permasalahan umum, serta pendekatan edukasi dan intervensi kebidanan yang tepat pada masa remaja dan prakonsepsi, guna mendukung kesehatan reproduksi yang optimal.
Penulis : Hindun Mila Hudzaifah, M.Tr.Keb
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2026
Jumlah Halaman: 187 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Laktasi merupakan proses biologis kompleks yang melibatkan serangkaian perubahan fisiologis dan hormonal pada tubuh ibu pascapersalinan, yang berperan pada produksi dan sekresi air susu ibu (ASI) untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Proses ini bukan sekadar respons mekanis, melainkan sebuah proses biologis yang sangat terkoordinasi, dimulai dari masa kehamilan dan berlanjut selama periode menyusui. Memahami laktasi secara komprehensif sangat penting untuk mengoptimalkan keberhasilan menyusui, terutama pada ibu nifas yang seringkali menghadapi berbagai tantangan.
Secara etimologis, istilah laktasi berasal dari bahasa Latin lactare, yang berarti menyusui atau menghasilkan susu. Dalam konteks fisiologi manusia, laktasi merujuk pada seluruh proses yang memungkinkan mamalia betina, termasuk manusia, untuk menghasilkan susu. Proses ini melibatkan tiga fase utama: mammogenesis (perkembangan kelenjar payudara), laktogenesis (inisiasi sekresi susu), dan galaktopoisis (pemeliharaan produksi susu) (Lawrence & Lawrence, 2016). Setiap fase memiliki karakteristik unik dan dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara hormon, faktor pertumbuhan, dan stimulasi mekanis.
Penulis : Yulizawati, SST., M.Keb | M. Pemberdi Intasir, M.Pd | Mifthahul Rahmi, M.Kom
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2026
Jumlah Halaman: 214 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
International Confederation of Midwives menyatakan bahwasannya bidan adalah seseorang yang telah berhasil menyelesaikan program pendidikan kebidanan berdasarkan kompetensi esensial ICM untuk praktik kebidanan dan kerangka kerja standar global ICM untuk pendidikan kebidanan, diakui di negara tempatnya berada. Serta, telah memperoleh kualifikasi yang diperlukan untuk terdaftar dan/atau memiliki lisensi resmi untuk praktik kebidanan dan menggunakan gelar bidan, dan yang menunjukkan kompetensi dalam lingkup praktik bidan (ICM, 2025).
Kebijakan menurut William N. Dunn merupakan suatu rangkaian keputusan yang diambil oleh pemerintah untuk mencapai tujuan tertentu, yang melibatkan identifikasi masalah, analisis alternatif, dan pemilihan tindakan. Selain itu, World Health Organization juga menyatakan kebijakan kesehatan adalah suatu rangkaian keputusan yang diambil oleh pemerintah atau organisasi untuk mencapai tujuan kesehatan tertentu, yang melibatkan identifikasi masalah, analisis alternatif, dan pemilihan tindakan (Dunn, W. N., 2012).
Penulis : Uliy Iffah, S.ST., M.Keb | Dyan Permata Rachim, Bd., M.Keb | Rikaoktriantiaskar, S.ST., M.Biomed
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2026
Jumlah Halaman: 373 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Pelayanan antenatal yang kita kenal saat ini merupakan hasil dari proses panjang penyempurnaan yang didasarkan pada bukti ilmiah dan perubahan kebutuhan sosial. Memahami evolusi ini memberikan perspektif krusial tentang mengapa praktik-praktik tertentu dipertahankan, dimodifikasi, atau bahkan ditinggalkan. Awalnya, asuhan kehamilan bersifat reaktif, hanya menangani masalah ketika sudah muncul (Olatunbosun & Edouard, 2021). Seiring waktu, pendekatan ini bergeser menjadi proaktif, dengan fokus pada pencegahan dan deteksi dini komplikasi, sebuah perubahan yang secara fundamental membentuk praktik kebidanan modern.
Pergeseran ini tidak seragam di seluruh dunia. Negara-negara maju memelopori pengembangan model asuhan terstruktur sejak awal abad ke-20, sementara banyak negara berkembang, termasuk Indonesia, mengadaptasi dan memodifikasi model-model tersebut sesuai dengan konteks lokal, kapasitas sistem kesehatan, dan tantangan epidemiologis yang spesifik (Boerma et al., 2023). Evolusi di tingkat lokal seringkali dipengaruhi oleh kebijakan kesehatan nasional, ketersediaan sumber daya manusia, dan faktor sosial-budaya yang unik. Proses ini mencerminkan sebuah dialog berkelanjutan antara standar global dan realitas lokal.