Admin Uapress

Admin Uapress

Quis fringilla quis cursus urna sed sed velit nunc metus condimentum. Et pretium nec magna eros id commodo ligula Phasellus Curabitur wisi. Lacus elit lorem ridiculus vitae tempus eget nibh ut risus et.
02 Jun 2026

Penulis : Drs. Rinaldi Eka Putra, M.Si | Prof. Dr. Rer. Soz. Damsar, M.A | M. Fedro Syafiola, S.Sos., M.Sos 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 225 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Bencana alam telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah panjang peradaban manusia. Namun demikian, cara pandang terhadap bencana mengalami transformasi mendasar dari waktu ke waktu. Jika pada masa lalu bencana kerap dipahami semata-mata sebagai fenomena alam yang terjadi di luar kendali manusia, maka perspektif kontemporer justru menegaskan bahwa bencana adalah konstruksi sosial yang lahir dari pertemuan antara ancaman alam dengan kerentanan yang dibangun oleh struktur masyarakat (Wisner et al., 2004). Pemahaman ini membuka cakrawala baru yang menempatkan dimensi sosial sebagai inti dari kajian kebencanaan, sekaligus menegaskan pentingnya pendekatan sosiologis dalam upaya mitigasi.
Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerawanan bencana tertinggi di dunia. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa dalam kurun 2010–2023, lebih dari 35.000 kejadian bencana telah melanda berbagai wilayah nusantara, dengan korban jiwa, pengungsian, dan kerugian ekonomi yang sangat besar (BNPB, 2023). Bencana-bencana besar seperti tsunami Aceh 2004, gempa Yogyakarta 2006, tsunami Palu-Donggala 2018, hingga banjir bandang Nusa Tenggara Timur 2021 telah memperlihatkan secara gamblang bahwa ketimpangan sosial, kemiskinan, dan lemahnya kohesi komunitas turut menentukan seberapa besar dampak yang diterima masyarakat. Dengan kata lain, bencana selalu memiliki wajah sosial yang tidak bisa diabaikan.

02 Jun 2026

Penulis : Dr. Apt. Dwisari Dillasamola, M.Farm., Apt | Muhammad Riyadz Aqsha, S.Farm 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 270 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara megabiodiversitas yang memiliki kekayaan flora luar biasa, termasuk beragam tumbuhan yang berpotensi sebagai obat. Keanekaragaman hayati ini didukung oleh kondisi geografis dan iklim tropis yang memungkinkan berbagai jenis tanaman tumbuh subur sepanjang tahun. Hutan tropis Indonesia menjadi habitat bagi ribuan spesies tumbuhan, banyak di antaranya belum sepenuhnya diteliti dan memiliki potensi besar dalam pengembangan obat herbal maupun modern. Kekayaan ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat sumber daya genetik penting di dunia.
Sejak dahulu, masyarakat Indonesia telah memanfaatkan tanaman di sekitarnya untuk menjaga kesehatan dan mengobati berbagai penyakit. Pemanfaatan tersebut dilakukan secara sederhana, seperti melalui rebusan, tumbukan, atau ramuan tradisional yang dikenal luas sebagai jamu. Praktik ini tidak hanya didasarkan pada pengalaman empiris, tetapi juga pada pengamatan terhadap efek tanaman terhadap tubuh. Seiring waktu, penggunaan berkembang menjadi bagian dari sistem pengobatan tradisional yang terus digunakan hingga saat ini, baik di pedesaan maupun perkotaan.

02 Jun 2026

Penulis : Asmuliardi Muluk 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 225 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) adalah cabang ilmu komputer yang bertujuan menciptakan sistem yang mampu meniru kemampuan kognitif manusia, seperti belajar dari data, mengenali pola, membuat keputusan, dan memahami bahasa alami. Dalam konteks Teknik Industri, AI bukan sekadar teknologi futuristik — melainkan alat praktis yang sudah digunakan oleh ribuan perusahaan manufaktur di seluruh dunia untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, dan meningkatkan kualitas produk.
Definisi AI telah berevolusi sejak pertama kali dicetuskan. John McCarthy, yang dikenal sebagai "bapak AI," mendefinisikan AI pada tahun 1956 sebagai "ilmu dan rekayasa pembuatan mesin cerdas." Saat ini, definisi yang lebih praktis adalah: AI adalah teknologi yang memungkinkan komputer untuk belajar dari data, mengidentifikasi pola, dan membuat keputusan atau prediksi dengan minimal intervensi manusia.

02 Jun 2026

Penulis : Dr. Sri Aisyah, S.H.I., M.H 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 173 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dalam bidang kedokteran reproduksi, telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan manusia. Salah satu implikasinya adalah munculnya praktik gender planning, yaitu upaya perencanaan jenis kelamin anak melalui intervensi medis. Fenomena ini menghadirkan persoalan baru dalam hukum Islam yang tidak ditemukan secara eksplisit dalam literatur fikih klasik. Di satu sisi, teknologi membuka peluang untuk kemaslahatan, seperti pencegahan penyakit genetik. Di sisi lain, ia juga berpotensi menimbulkan persoalan etis, teologis, dan sosial, termasuk risiko ketimpangan gender dan komodifikasi reproduksi.
Dalam konteks tersebut, hukum Islam dituntut untuk memberikan respons yang tepat, sistematis, dan kontekstual. Fikih tidak cukup hanya bertumpu pada pendekatan tekstual, tetapi perlu mengintegrasikan maqashid al syari’ah, realitas sosial, dan perkembangan ilmu pengetahuan. Di sinilah pentingnya mengkaji pemikiran ulama kontemporer yang memiliki kapasitas metodologis dalam menjembatani antara teks dan konteks. Salah satu tokoh yang menonjol dalam bidang ini adalah Syaikh Ali Jum‘ah, yang dikenal dengan pendekatan moderat, argumentatif, dan berbasis kemaslahatan.