Unand Press
Untuk Kejayaan Bangsa
Penulis : Rini Elisia, S.Pt., MP | Dr. Annisa, S.Pt | Dr. Malikil Kudus Susalam, S.Pt., MP | Refika Komala, S.Pt., MP | Ir. Maiyontoni, MP
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2026
Jumlah Halaman: 245 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Setiap kali kita menyantap semangkuk bakso, segelas susu, atau sepiring nugget ayam, kita sesungguhnya sedang menikmati hasil akhir dari sebuah rantai panjang yang disebut agroindustri peternakan. Rantai ini dimulai dari peternak yang membesarkan sapi atau ayam, berlanjut ke rumah potong hewan, pabrik pengolahan, hingga jaringan distribusi yang mengantarkan produk ke meja makan konsumen. Tanpa disadari, hampir seluruh aktivitas ekonomi di sekitar produk peternakan—mulai dari pakan, obat hewan, pemotongan, pengolahan, sampai pengemasan—merupakan bagian dari satu sistem besar yang saling terkait.
Indonesia, dengan populasi penduduk lebih dari 280 juta jiwa dan tingkat konsumsi protein hewani yang terus meningkat, memiliki pasar agroindustri peternakan yang sangat besar sekaligus tantangan yang tidak sederhana. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasi Peternakan dalam Angka 2025 mencatat bahwa populasi ayam di Indonesia mencapai sekitar 3,92 miliar ekor, populasi sapi potong sekitar 12,12 juta ekor, dan populasi kerbau sekitar 755 ribu ekor. Skala populasi ternak sebesar ini hanya dapat dikelola secara efisien melalui sistem agroindustri yang terorganisasi, bukan sekadar aktivitas beternak secara tradisional dan terpisah-pisah.
Bab ini mengajak mahasiswa untuk memahami agroindustri peternakan bukan sebagai satu bidang usaha yang berdiri sendiri, melainkan sebagai bagian integral dari sistem agribisnis yang lebih luas. Pemahaman ini menjadi fondasi penting sebelum mahasiswa mempelajari topik-topik lanjutan seperti tantangan dan peluang pengembangan, karakteristik bahan baku, teknologi produksi, hingga manajemen agroindustri pada bab-bab selanjutnya. Relevansi bab ini terhadap CPMK-1 terletak pada perannya sebagai pintu masuk konseptual: mahasiswa harus terlebih dahulu memahami definisi, ruang lingkup, dan kedudukan agroindustri peternakan sebelum mampu menganalisis persoalan yang lebih kompleks di bab-bab berikutnya.
Penulis : M. Fuad Nasar
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2026
Jumlah Halaman: 55 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Di Indonesia, gagasan “New Baitul Hikmah” diangkat ke ruang publik oleh Menteri Agama Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A. dan Wakil Menteri Agama Dr. Romo H. R. Muhammad Syafii, S.H., M.Hum dalam beberapa pidatonya. Gagasan “New Baitul Hikmah” dikemukakan dalam konteks pemberdayaan pesantren dan pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama. Pesantren diproyeksikan menjadi pusat keunggulan ilmu pengetahuan yang melahirkan generasi berilmu, berakhlak, serta adaptif terhadap dinamika dan tantangan zaman.
Penulis : M. Fuad Nasar
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2026
Jumlah Halaman: 107 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Abdul Hamid Hakim (1893–1959) adalah seorang ulama besar asal Minangkabau sekaligus pendidik yang mempunyai wawasan keilmuwan cukup luas. Sosok yang dikenal dengan gelar kehormatan “Angku Mudo” atau “Tuanku Mudo” ini memancarkan kharisma yang kuat dan meninggalkan jejak kepemimpinan yang abadi dalam sejarah Perguruan Thawalib Padang Panjang, Sumatera Barat
Penulis : Mery Ramadani, Ana Saputri, Raissa Zuliani Putri, Nahda Fitry Ayendra, Nasywa Fairuzdhia Edwin, Melati Putria Efendi, Nadia Latifah Zulkarnaen, Nazifah Qolbi Siregar, Nor Farah Ain, Marwa Kamila, Amanda Jovita N, Adinda Syakila Marhamah, Putri Lestari Br Sitorus, Nailah Azhimah Firdaus, Mardhiah Cahyani Budi P, Rachmi Aulia, Fahsya Arifah Syabilla, Daniatul Fitri
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2025
Jumlah Halaman: 87 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Kesehatan reproduksi sangat penting karena berhubungan langsung dengan kemampuan seseorang untuk memiliki keturunan, menjalani kehidupan seksual yang sehat, dan mencegah masalah kesehatan terkait reproduksi.