Unand Press
Untuk Kejayaan Bangsa
Penulis : Dr. Ir. Oknovia Susanti, M.Eng dan Muhammad Alif
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2026
Jumlah Halaman: 207 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Pengecoran merupakan salah satu proses manufaktur paling fundamental dalam rekayasa material, di mana material cair dituangkan ke dalam cetakan untuk membentuk komponen dengan bentuk dan dimensi yang diinginkan. Proses ini telah digunakan sejak zaman kuno dan menjadi dasar produksi berbagai produk industri hingga saat ini. Sejak peradaban awal, manusia telah memanfaatkan teknik pengecoran untuk membuat peralatan, senjata, dan benda seni dari logam. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, metode pengecoran terus mengalami penyempurnaan sehingga mampu menghasilkan produk dengan kualitas yang lebih baik, presisi tinggi, serta efisiensi produksi yang lebih tinggi.
Pengecoran adalah teknik pembentukan material melalui tahapan peleburan bahan baku hingga menjadi cair, kemudian dituangkan ke dalam rongga cetakan yang telah dirancang sesuai bentuk produk yang diinginkan. Setelah logam cair mengisi seluruh rongga cetakan, material tersebut dibiarkan mengalami proses pendinginan dan pembekuan sehingga terbentuk benda padat sesuai bentuk cetakan. Tahap akhir dari proses ini adalah pengeluaran produk dari cetakan, diikuti dengan proses pembersihan, pemotongan saluran cor, serta finishing untuk memperoleh produk dengan kualitas permukaan dan dimensi yang sesuai standar.
Penulis : Hendra Lukito, SE, MM, PhD
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2026
Jumlah Halaman: 207 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Manajemen Kinerja merupakan salah satu bagian penting dalam ilmu manajemen terutama dalam bidang Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM0 karena berkaitan dengan upaya stratejik dalam memastikan bahwa kinerja individu mengarah kepada pencapaian tujuan dan sasaran organisasi. Hal ini penting untuk dilakukan karena adanya kontribusi dari kinerja individu terhadap kinerja organisasi secara keseluruhan. Saat ini dan dimasa yang akan datang Manajemen Kinerja menjadi semakin penting sesuai dengan perkembangan lingkungan bisnis yang berubah dengan cepat serta adanya persaingan yang semakin tajam akibat dimasukinya era globalisasi. Dampak dari adanya era globalisasi tersebut mengharuskan setiap organisasi untuk memastikan bahwa penilaian kinerja yang dilakukan secara objektif dan pada akhirnya akan selaras dengan visi dan misi organisasi.
Perkembangan dalam Manajemen Kinerja kedepannya tidak hanya melakukan pengukuran kinerja secara kuantitatif tetapi juga pengukuran perilaku sebagai kinerja juga semakin memperoleh perhatian dari organisasi saat ini. Penerapan manajemen kinerja dimasa yang akan datang juga tidak terlepas dari penggunaan aplikasi yang sangat membantu dalam pengukuran kinerja yang lebih objektif. Faktor lain yang juga sangat mempengaruhi penerapan manajemen kinerja adalah pemimpin yang paham dan perduli kepada penerapan manajemen kinerja itu sendiri. Semua faktor tersebut dibahas dalam buku ini melalui pembahasan bab demi bab yang disusun secara sistematis sehingga diharapkan pembaca bisa memahami dengan baik tahapan, proses dan pentingnya penerapan manajemen kinerja dalam suatu organisasi.
Buku ajar ini sangat disarankan sebagai referensi utama dalam perkuliahan mata kuliah Manajemen Kinerja, khususnya bagi mahasiswa program studi S2 Magister Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Dengan penyajian yang sistematis dan kontekstual, buku ini diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami kompleksitas Manajemen Kinerja dalam organisasi sekaligus membekali para calon manajer dengan pengetahuan yang diperlukan untuk mengelola sumber daya manusia secara efektif dan efisien di tengah dinamika lingkungan bisnis yang terus berubah.
Penulis : Dr. Ernita Arif, M.Si
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2026
Jumlah Halaman: 242 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Keluarga merupakan ruang komunikasi pertama yang membentuk cara manusia memahami dunia. Sebelum individu berinteraksi dengan lingkungan sosial yang lebih luas, ia terlebih dahulu belajar tentang makna hubungan, penghargaan, konflik, serta empati melalui percakapan yang terjadi di dalam keluarga. Dalam ruang keluarga, kata-kata pertama yang didengar anak, cara orang tua merespons pertanyaan, serta bagaimana anggota keluarga menyampaikan perasaan menjadi pengalaman komunikasi awal yang membentuk cara individu berinteraksi sepanjang hidupnya.
Dalam perspektif ilmu komunikasi, interaksi yang terjadi dalam keluarga tidak sekadar pertukaran informasi, tetapi merupakan proses pembentukan makna sosial. Komunikasi membantu individu memahami identitas diri, membangun relasi interpersonal, serta menafsirkan pengalaman hidupnya. Littlejohn dan Foss menjelaskan bahwa komunikasi merupakan proses simbolik yang memungkinkan manusia menciptakan dan berbagi makna dalam hubungan sosial (Littlejohn & Foss, 2011). Dalam konteks keluarga, proses penciptaan makna ini berlangsung secara intensif karena hubungan antara anggota keluarga bersifat dekat, berkelanjutan, dan penuh emosi.
Penulis : Riko Nofendra, MT | Hanalde Andre, MT | Baharuddin, MT
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2026
Jumlah Halaman: 266 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Vektor dan matriks merupakan konsep fundamental dalam matematika dan ilmu teknik. Vektor, yang memiliki besaran dan arah, digunakan untuk merepresentasikan posisi, gaya, kecepatan, atau arah dalam ruang. Sedangkan matriks, berupa susunan angka yang diatur dalam baris dan kolom, menjadi alat penting untuk memecahkan sistem persamaan linear, melakukan transformasi geometris, dan mengelola data dalam bentuk terstruktur. Pemahaman terhadap kedua konsep ini menjadi dasar bagi banyak disiplin ilmu, mulai dari fisika dan teknik hingga ilmu komputer dan optimisasi.
Hubungan antara vektor dan matriks memungkinkan analisis data dan operasi transformasi dilakukan secara lebih efisien. Vektor dapat dipandang sebagai matriks kolom, sementara matriks dapat digunakan untuk memutar, merefleksi, atau mengubah skala vektor dalam berbagai dimensi. Dengan demikian, operasi yang tampak kompleks pada sistem multidimensi dapat direpresentasikan dan diselesaikan secara sistematis menggunakan notasi matriks.