Admin Uapress

Admin Uapress

Quis fringilla quis cursus urna sed sed velit nunc metus condimentum. Et pretium nec magna eros id commodo ligula Phasellus Curabitur wisi. Lacus elit lorem ridiculus vitae tempus eget nibh ut risus et.
02 Jun 2026

Penulis : Asmuliardi Muluk 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 225 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) adalah cabang ilmu komputer yang bertujuan menciptakan sistem yang mampu meniru kemampuan kognitif manusia, seperti belajar dari data, mengenali pola, membuat keputusan, dan memahami bahasa alami. Dalam konteks Teknik Industri, AI bukan sekadar teknologi futuristik — melainkan alat praktis yang sudah digunakan oleh ribuan perusahaan manufaktur di seluruh dunia untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, dan meningkatkan kualitas produk.
Definisi AI telah berevolusi sejak pertama kali dicetuskan. John McCarthy, yang dikenal sebagai "bapak AI," mendefinisikan AI pada tahun 1956 sebagai "ilmu dan rekayasa pembuatan mesin cerdas." Saat ini, definisi yang lebih praktis adalah: AI adalah teknologi yang memungkinkan komputer untuk belajar dari data, mengidentifikasi pola, dan membuat keputusan atau prediksi dengan minimal intervensi manusia.

02 Jun 2026

Penulis : Dr. Sri Aisyah, S.H.I., M.H 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 173 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dalam bidang kedokteran reproduksi, telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan manusia. Salah satu implikasinya adalah munculnya praktik gender planning, yaitu upaya perencanaan jenis kelamin anak melalui intervensi medis. Fenomena ini menghadirkan persoalan baru dalam hukum Islam yang tidak ditemukan secara eksplisit dalam literatur fikih klasik. Di satu sisi, teknologi membuka peluang untuk kemaslahatan, seperti pencegahan penyakit genetik. Di sisi lain, ia juga berpotensi menimbulkan persoalan etis, teologis, dan sosial, termasuk risiko ketimpangan gender dan komodifikasi reproduksi.
Dalam konteks tersebut, hukum Islam dituntut untuk memberikan respons yang tepat, sistematis, dan kontekstual. Fikih tidak cukup hanya bertumpu pada pendekatan tekstual, tetapi perlu mengintegrasikan maqashid al syari’ah, realitas sosial, dan perkembangan ilmu pengetahuan. Di sinilah pentingnya mengkaji pemikiran ulama kontemporer yang memiliki kapasitas metodologis dalam menjembatani antara teks dan konteks. Salah satu tokoh yang menonjol dalam bidang ini adalah Syaikh Ali Jum‘ah, yang dikenal dengan pendekatan moderat, argumentatif, dan berbasis kemaslahatan.

02 Jun 2026

Penulis : Dr. Elly Delfia, S.S., M.Hum 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 277 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Bahasa tidak hanya digunakan sebagai tuturan manusia, tetapi juga sebagai representasi dari realitas sosial. Saussure (1988) menyatakan bahwa bahasa adalah institusi sosial yang menggunakan sistem tanda untuk mengungkapkan gagasan secara alami dan bahasa merupakan tanda terpenting di antara sistem tanda lainnya. Bahasa adalah sistem tanda yang berfungsi sebagai sumber makna atau sistem realisasi makna melalui bentuk-bentuk linguistik yang terhubung dengan sistem sosial budaya.
Halliday menggambarkan relasi bahasa dengan realitas sosial dalam konsep sistem semiotika sosial yang dijabarkan dalam tradisi linguistik fungsional sistemik (Halliday, 1978). Linguistik fungsional sistemik (selanjutnya disingkat LFS) membicarakan bahasa sebagai simbol semiotika sosial yang secara hierarkis terdiri atas grafologi/fonologi, gramatika, semantik, register, genre, dan ideologi (Halliday dan Hasan, 1989). Halliday juga menyatakan bahwa pada tingkat struktur yang lebih abstrak, bahasa dibicarakan secara ekslusif (lebih atau kurangnya) karena teori fungsional bahasa, bahkan tata bahasa dapat dilihat sebagai struktur atau bentuk sosial (Halliday, 1978). Bahasa tidak hanya dibicarakan pada sebatas struktur internal atau struktur teks, tetapi juga struktur eksternal. Stuktur eksternal bahasa dalam LFS disebut dengan konteks (Halliday dan Hasan, 1985; 1989; 1991; 1992).
Pemikiran Halliday tentang konteks terinspirasi dari antropolog, Bronislaw

02 Jun 2026

Penulis : Yulizawati, SST., M.Keb | M. Pemberdi Intasir, M.Pd | Mifthahul Rahmi, M.Kom 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 214 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

International Confederation of Midwives menyatakan bahwasannya bidan adalah seseorang yang telah berhasil menyelesaikan program pendidikan kebidanan berdasarkan kompetensi esensial ICM untuk praktik kebidanan dan kerangka kerja standar global ICM untuk pendidikan kebidanan, diakui di negara tempatnya berada. Serta, telah memperoleh kualifikasi yang diperlukan untuk terdaftar dan/atau memiliki lisensi resmi untuk praktik kebidanan dan menggunakan gelar bidan, dan yang menunjukkan kompetensi dalam lingkup praktik bidan (ICM, 2025).
Kebijakan menurut William N. Dunn merupakan suatu rangkaian keputusan yang diambil oleh pemerintah untuk mencapai tujuan tertentu, yang melibatkan identifikasi masalah, analisis alternatif, dan pemilihan tindakan. Selain itu, World Health Organization juga menyatakan kebijakan kesehatan adalah suatu rangkaian keputusan yang diambil oleh pemerintah atau organisasi untuk mencapai tujuan kesehatan tertentu, yang melibatkan identifikasi masalah, analisis alternatif, dan pemilihan tindakan (Dunn, W. N., 2012).