Unand Press
Untuk Kejayaan Bangsa
Penulis : Cindy Putri Maharani, Annisa Salsabila, Lis Natahdiya Laulaa, dkk
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2025
Jumlah Halaman: 82 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Coretan ini bak bintang-bintang di gelapnya langit malam, memancarkan cahaya yang membawa jiwa-jiwa penuh perjuangan dan harapan ditengah bintang-bintang kecil yang berserakan. Dalam tiap goresan tinta yang dituangkan tak beraturan ini, tersimpan banyak impian yang menanti akan perwujudan, seperti bunga-bunga yang menanti musim semi untuk mekar.
Penulis : Atina Rizki, Malika Alea, Abdul Hamid Hakim, dkk
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2025
Jumlah Halaman: 75 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Cerita pendek yang selalu dapat menjadi wadah bagi siapa saja yang hendak menuangkan kisah dan imajinasi miliknya. Lewat Corak (Coretan Aksara), cerita pendek itu nantinya akan dapat mencapai jangkauan yang lebih luas lagi.
Penulis : Mery Ramadani, Ana Saputri, Raissa Zuliani Putri, Nahda Fitry Ayendra, Nasywa Fairuzdhia Edwin, Melati Putria Efendi, Nadia Latifah Zulkarnaen, Nazifah Qolbi Siregar, Nor Farah Ain, Marwa Kamila, Amanda Jovita N, Adinda Syakila Marhamah, Putri Lestari Br Sitorus, Nailah Azhimah Firdaus, Mardhiah Cahyani Budi P, Rachmi Aulia, Fahsya Arifah Syabilla, Daniatul Fitri
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2025
Jumlah Halaman: 87 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Kesehatan reproduksi sangat penting karena berhubungan langsung dengan kemampuan seseorang untuk memiliki keturunan, menjalani kehidupan seksual yang sehat, dan mencegah masalah kesehatan terkait reproduksi.
Penulis : Salam N. Aritonang dkk
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2025
Jumlah Halaman: 559 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Pada saat ini penggunaan bahan pakan berserat tinggi seperti empelur batang kelapa sawit pengganti rumput sangat menjanjikan dengan dua alasan yaitu ketersediaanya berlimpah, karena umur sawit di seluruh kota dan Kab. yang berada di Sumatera Barat sudah mencapai umur memasuki usia replanting yaitu 25 tahun, yang kedua adalah pakan berserat tinggi dibutuhkan oleh ternak sapi sebagai sumber energi. Empelur batang kelapa sawit sebagai bahan pakan berserat tinggi tidak dapat langsung digunakan sebagai pakan ternak perlu pengolahan yaitu pengolahan secara fisik, kimia dan biologis. Pengolahan secara fisik adalah menjadikan empulur batang kelapa sawit menggunakan shrereeding machine menjadi serbuk, kemudian dilanjutkan melakukan fermentasi menggunakan mikroba komersil maupun mikroba hasil isolasi sendiri yang berpotensi menghasilkan enzim sellulase dan ligninase yang bekerja merobak sellulosa dan lignin yang menjadi faktor pembatas penggunaan empelur batang kelapa sawit sebagai pakan ternak. Pada chapter ini empelur batang kelapa sawit telah mengalami semua proses diatas dan dijadikan pakan ternak sapi menggantikan 100 persen rumput, namun dari hasil percobaan dilapangan ditemukan banyaknya empelur batang kelapa sawit yang tersisa, untuk itu pengolahan lanjutan yang diperlukan adalah pembuatan pelet pakan sapi berbasis empelur batang kelapa sawit, walaupun pembuatan pelet sapi terkendala pada tekstur yang rapuh karena susahnya merekatkan diantara serat yang ada pada empelur batang sawit.