Unand Press
Untuk Kejayaan Bangsa
Penulis : Khalil | Dwi Ananta
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2026
Jumlah Halaman: 328 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Pakan merupakan fondasi utama dalam sistem produksi ternak. Ketersediaan, kualitas, dan efisiensinya menentukan produktivitas, daya saing, serta keberlanjutan usaha peternakan. Di Provinsi Sumatera Barat, kekayaan sumber daya alam, baik dari sektor pertanian, perikanan, peternakan, maupun deposit mineral alam, menyediakan berbagai bahan yang berpotensi dimanfaatkan sebagai pakan. Namun demikian, sebagian besar potensi tersebut masih belum dioptimalkan. Bahkan, sebagian di antaranya menjadi limbah dan berpotensi mencemari lingkungan.
Penulis : Prof. Dr. Adlis Santoni, M.S | Prof. Dr. Mai Efdi, M.Si | Prof. Dr. Suryati, M.Si
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2026
Jumlah Halaman: 164 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Senyawa metabolit sekunder, seperti morfin, nikotin, quercetin, resveratrol, artemisinin, erythromycin, tanin, saponin, limonena, dan linalool, menjadi harta karun kimiawi alam yang memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan manusia. Senyawa-senyawa ini berperan sebagai senjata utama tanaman melawan hama, patogen, dan stres lingkungan. Buku Mengenal Senyawa Metabolit Sekunder: Analisa dan Aplikasinya mengungkap jalur biosintesis utama serta metode ekstraksi, isolasi, dan identifikasi struktural menggunakan spektroskopi modern. Buku ini juga menyoroti aplikasi luas metabolit sekunder dalam farmasi, pangan, pertanian, dan bioteknologi, termasuk obat antikanker, antibiotik, antioksidan, serta pestisida alami ramah lingkungan. Dengan bahasa jelas dan ilustrasi pendukung, buku ini menjadi panduan praktis bagi peneliti, mahasiswa, dan profesional untuk memanfaatkan potensi inovatif metabolit sekunder tanaman demi solusi kesehatan, pangan, dan lingkungan yang berkelanjutan.
Penulis : Dr.dr. Najirman, SpPD-KR, FINASIM
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2026
Jumlah Halaman: 65 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Kredibilitas dan kepercayaan sangat erat kaitannya dengan perilaku SDM rumah sakit dalam berinteraksi dengan pemangku kepentingan. Pengelolaan rumah sakit selain harus mengikuti Peraturan dan Perundang-Undangan yang berlaku, juga harus menjunjung tinggi norma dan nilai etika. Kesadaran menjalankan etika yang baik akan meningkatkan dan memperkuat citra positif rumah sakit.
Perkembangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks menuntut adanya standar perilaku yang jelas, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ketika perawat, dokter, maupun tenaga kesehatan lainnya bekerja dalam tim, perbedaan pandangan, tekanan situasi klinis, serta tuntutan administratif dapat menimbulkan potensi konflik etik maupun pelanggaran disiplin. Untuk itu diperlukan pegawai yang kompeten, berintegritas dan menjunjung tinggi nilai- nilai norma dan etika agar terlaksananya pelayanan dan tata kelola yang baik di rumah sakit.
Pemikiran tersebut menjadi dasar yang kuat untuk menyusun dan mengimplementasikan Panduan Etik dan Perilaku (Code of Conduct) yang mengatur kebijakan nilai-nilai etis yang dinyatakan secara eksplisit sebagai suatu standar perilaku yang harus dijadikan panduan oleh seluruh pegawai rumah sakit dalam menjalankan aktifitas sehari-hari, baik terhadap pelanggan internal maupun pelanggan eksternal
Penulis : Prof. Dr. Herri, SE. MBA
Rahmat Eka Putra, SE., M.Sc
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2026
Jumlah Halaman: 172 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Perubahan lingkungan eksternal organisasi saat ini berlangsung dengan intensitas dan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Organisasi dihadapkan pada kondisi yang semakin volatile, uncertain, complex, dan ambiguous (VUCA world), di mana kejadian tak terduga seperti pandemi global, krisis iklim, konflik geopolitik, serta gejolak ekonomi dapat mempengaruhi seluruh ekosistem bisnis dan sosial secara langsung. Di tengah situasi ini, organisasi tidak bisa lagi bergantung pada model kepemimpinan tradisional yang cenderung reaktif dan birokratis. Kebutuhan akan pemimpin yang tidak hanya bisa menavigasi krisis, tetapi juga mampu melihat peluang dari perubahan menjadi sangat krusial.
Dalam lanskap global yang saling terhubung, globalisasi telah memperluas arena kompetisi hingga ke level transnasional. Organisasi, baik berskala besar maupun kecil, harus bersaing dengan pemain-pemain global yang membawa teknologi, model bisnis, dan inovasi dari berbagai belahan dunia. Arus modal, informasi, dan tenaga kerja melintasi batas negara dengan kecepatan tinggi, menyebabkan siklus hidup produk semakin pendek dan kebutuhan inovasi menjadi semakin tinggi. Di Indonesia, kita dapat melihat bagaimana pemain global seperti Gojek dan Tokopedia (yang kini merger menjadi GoTo) berhasil membangun competitive advantage dengan memanfaatkan teknologi digital dan pola konsumsi lokal untuk menghadapi persaingan regional. Hal ini membuktikan bahwa organisasi perlu kepemimpinan yang dapat menggabungkan pemahaman global dengan konteks lokal secara strategis.