07 September 2026 In Berita

Penulis : Ilmainir Tabrani

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 262 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Buku ini disusun berdasarkan pengalaman penulis mengajar pengantar akutansi selama 37 tahun lebih. Selama mengajar tersebut penulis memakai berbagai buku ajar. Buku ajar ter-sebut ada yang diterbitkan secara nasional dan ada yang diterbitkan secara internasional.
Secara umum setiap literatur tersebut tidak menguraikan secara runtut proses akuntansi. Proses akuntansi yang diuraikan selalu diganggu dengan penggunaan kertas kerja (work sheet) dalam proses pembuatan laporan keuangan. Cara seperti itu menggangu pemahaman mahasiswa dalam memahami proses akuntansi.

07 September 2026 In Berita

Penulis : Dr. Ma’ruf, SE, M.Bus, M.Phill | Dr. Firman Syakri Pribadi, SE, MM

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 256 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Buku ini mengupas pariwisata berbasis kearifan lokal secara komprehensif, mulai dari landasan konseptual dan teoretis, relasi antara pariwisata dan masyarakat lokal, hingga praktik dan kebijakan pengelolaan destinasi. Dengan memadukan perspektif akademik dan refleksi empiris, buku ini menempatkan masyarakat sebagai subjek utama pembangunan pariwisata, bukan sekadar objek industri.

31 Agustus 2026 In Berita

Penulis : Dr. Sosmiarti, S.E., M.Si & Fadhil Aptana Sadjiana, S.E

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 282 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Dalam beberapa dekade terakhir, bencana telah menjadi isu global yang semakin kompleks, baik dari segi frekuensi, intensitas, maupun dampaknya terhadap kehidupan masyarakat. Bencana tidak lagi dapat dipahami hanya sebagai peristiwa alam semata, tetapi sebagai fenomena multidimensional yang memiliki implikasi signifikan terhadap sistem ekonomi, sosial, dan kelembagaan. Dampak ekonomi yang ditimbulkan tidak hanya bersifat langsung, seperti kerusakan infrastruktur dan kehilangan aset, tetapi juga menciptakan efek lanjutan yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi, distribusi pendapatan, stabilitas fiskal, serta tingkat kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.

29 Agustus 2026 In Berita

Penulis : Ns. Arif Rohman Mansur, S.Kep., M.Kep., CIIQA | Ns. Ira Mulya Sari, M.Kep., Sp.Kep. An | Ns. Mutia Farlina, M.Kep., Sp.Kep A.n | Ns. Marsi Sekar Ningrum, S.Kep | Ns. Finatri Handayani, S.Kep

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 241 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Masa pubertas membawa perubahan fisik, emosional, dan sosial bagi setiap remaja, termasuk remaja dengan disabilitas intelektual. Namun, keterbatasan dalam memahami informasi abstrak, mengenali batas sosial, dan mengungkapkan pengalaman membuat mereka membutuhkan pendampingan yang lebih konkret, bertahap, dan berulang. Tanpa edukasi yang tepat, remaja dapat mengalami kebingungan, kesulitan merawat diri, serta lebih rentan terhadap manipulasi, eksploitasi, dan kekerasan seksual.

Buku Tubuhku Aman, Diriku Bermartabat hadir sebagai panduan bagi orang tua, guru, tenaga kesehatan, konselor, mahasiswa, dan pendamping dalam memberikan edukasi seksualitas yang aman, inklusif, dan menghormati martabat remaja dengan disabilitas intelektual. Buku ini membahas karakteristik dan kebutuhan dukungan remaja, perubahan tubuh selama pubertas, kebersihan diri dan organ reproduksi, batas tubuh, privasi, persetujuan, relasi sosial yang sehat, serta perilaku yang sesuai dengan tempat dan situasi.
Pembaca juga memperoleh panduan praktis untuk mengajarkan keterampilan perlindungan diri melalui bahasa yang sederhana, media visual, cerita sosial, kartu situasi, latihan peran, dan contoh percakapan sehari-hari. Pembahasan diperluas pada kesehatan reproduksi, keamanan menggunakan gawai dan media sosial, pengenalan tanda bahaya, cara menerima laporan kekerasan secara peka terhadap trauma, serta langkah melibatkan tenaga profesional dan layanan perlindungan.
Dengan pendekatan berbasis hak, empati, dan kolaborasi, buku ini menegaskan bahwa edukasi seksualitas bukanlah sesuatu yang tabu, melainkan bagian penting dari perlindungan, kesehatan, dan kemandirian remaja. Melalui pendampingan yang konsisten antara keluarga, sekolah, dan layanan kesehatan, remaja dengan disabilitas intelektual dapat belajar mengenali tubuhnya, menjaga privasi, menyatakan penolakan, mencari pertolongan, dan tumbuh sebagai pribadi yang aman, mandiri, serta bermartabat.