Berita

Berita (646)

Penulis : Oknovia Susanti, Gunawarman, M. Rifqi Anugrah 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 232 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Perkembangan ilmu biomaterial telah membawa perubahan besar dalam dunia medis modern, khususnya pada aplikasi ortopedi dan rekayasa jaringan. Kebutuhan akan material implan yang aman, kuat, dan mampu berinteraksi secara biologis dengan tubuh manusia menjadi fokus utama penelitian global.
Buku Material Implan Biodegradable untuk Tubuh Manusia ini hadir sebagai referensi penting yang membahas perkembangan material logam, polimer, keramik, serta komposit dalam aplikasi medis. Selain itu, buku ini juga menjelaskan tantangan, mekanisme degradasi, biokompatibilitas, hingga prospek teknologi masa depan.
Penyajian materi dilakukan secara sistematis dan ilmiah sehingga sangat bermanfaat bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, maupun praktisi industri kesehatan. Saya mengapresiasi upaya penulis dalam menghadirkan buku yang relevan dengan perkembangan sains dan teknologi terkini.
Semoga buku ini memberikan manfaat luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi nasional.

Penulis : Rini Elisia, S.Pt., MP | Dr. Annisa, S.Pt | Dr. Malikil Kudus Susalam, S.Pt., MP | Refika Komala, S.Pt., MP | Ir. Maiyontoni, MP 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 245 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Setiap kali kita menyantap semangkuk bakso, segelas susu, atau sepiring nugget ayam, kita sesungguhnya sedang menikmati hasil akhir dari sebuah rantai panjang yang disebut agroindustri peternakan. Rantai ini dimulai dari peternak yang membesarkan sapi atau ayam, berlanjut ke rumah potong hewan, pabrik pengolahan, hingga jaringan distribusi yang mengantarkan produk ke meja makan konsumen. Tanpa disadari, hampir seluruh aktivitas ekonomi di sekitar produk peternakan—mulai dari pakan, obat hewan, pemotongan, pengolahan, sampai pengemasan—merupakan bagian dari satu sistem besar yang saling terkait.
Indonesia, dengan populasi penduduk lebih dari 280 juta jiwa dan tingkat konsumsi protein hewani yang terus meningkat, memiliki pasar agroindustri peternakan yang sangat besar sekaligus tantangan yang tidak sederhana. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasi Peternakan dalam Angka 2025 mencatat bahwa populasi ayam di Indonesia mencapai sekitar 3,92 miliar ekor, populasi sapi potong sekitar 12,12 juta ekor, dan populasi kerbau sekitar 755 ribu ekor. Skala populasi ternak sebesar ini hanya dapat dikelola secara efisien melalui sistem agroindustri yang terorganisasi, bukan sekadar aktivitas beternak secara tradisional dan terpisah-pisah.
Bab ini mengajak mahasiswa untuk memahami agroindustri peternakan bukan sebagai satu bidang usaha yang berdiri sendiri, melainkan sebagai bagian integral dari sistem agribisnis yang lebih luas. Pemahaman ini menjadi fondasi penting sebelum mahasiswa mempelajari topik-topik lanjutan seperti tantangan dan peluang pengembangan, karakteristik bahan baku, teknologi produksi, hingga manajemen agroindustri pada bab-bab selanjutnya. Relevansi bab ini terhadap CPMK-1 terletak pada perannya sebagai pintu masuk konseptual: mahasiswa harus terlebih dahulu memahami definisi, ruang lingkup, dan kedudukan agroindustri peternakan sebelum mampu menganalisis persoalan yang lebih kompleks di bab-bab berikutnya.

Selasa, 28 Juli 2026 09:07

Metode Statistika

Written by

Penulis : Hazmira Yozza | Izzati Rahmi HG | Maiyastri | Ferra Yanuar | Yudiantri Asdi | Dodi Devianto | Mawanda Almuhayar | Mutia Yollanda | Ghea Weisha Lidya Pratiwi | Dahlia Misrika 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 404 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Statistika merupakan cabang ilmu yang berfokus pada pengumpulan, pengolahan, penyajian, analisis, dan interpretasi data. Dalam berbagai bidang, statistika berperan penting sebagai alat untuk memahami fenomena dan mendukung pengambilan keputusan yang didasarkan pada fakta. Hal tersebut terjadi karena informasi yang terkandung dalam data dapat memberikan gambaran yang lebih objektif tentang kondisi yang sedang diamati. Namun, manfaat data hanya dapat diperoleh apabila data tersebut dianalisis menggunakan metode statistika yang sesuai.
Sebelum mempelajari teknik-teknik statistika yang lebih lanjut, diperlukan pemahaman terhadap konsep-konsep dasarnya. Oleh karena itu, Bab I menyajikan pengantar mengenai ruang lingkup statistika, mulai dari pengertian data dan klasifikasinya, definisi statistika, sejarah perkembangannya, hingga berbagai kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, dibahas pula konsep populasi, sampel, parameter, dan statistik, serta beberapa metode penarikan sampel, penggunaan tabel bilangan acak, dan notasi penjumlahan yang menjadi dasar dalam analisis statistika.

Jumat, 24 Juli 2026 13:51

Sejauh Ikhlas Membawa Kita

Written by

Penulis : Prof. Dr. dr. Rima Semiarty, MARS, FISPH, FISCM, Sp.KKLP, Subsp.COPC 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 89 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Ada masa dalam hidup ketika langkah terasa begitu berat, dan manusia hanya mampu berserah kepada kehendak-Nya. Saya pernah berada di titik itu. Masa ketika Allah menghadirkan ujian yang sebelumnya tidak pernah saya bayangkan.
Suami saya, yang selama ini menjadi teman berjalan dalam hidup, tiba-tiba harus menjalani hari-harinya dalam keterbatasan. Rumah yang dulu ramai dengan canda dan tawa, berubah sunyi. Ada waktu-waktu yang diisi di ruang tunggu rumah sakit, jadwal kontrol, obat-obatan, dan doa yang dipanjatkan berulang kali dalam diam.
Dari situlah saya belajar bahwa cinta ternyata tidak selalu hadir dalam bentuk kata-kata. Kadang, cinta adalah ’tetap tinggal’. Menemani. Mendengar napas yang melemah di tengah malam. Menguatkan hati sendiri sebelum menguatkan orang lain.
Saya menjalani semua ini bukan karena saya kuat. Saya hanya dituntun sedikit demi sedikit oleh kasih Allah dan orang-orang yang tidak berhenti mengulurkan doa, baik itu dari suami, anak-anak, keluarga, sahabat, sejawat, dan para murid yang terus memberi semangat dengan cara mereka masing-masing.
Perjalanan menuju titik yang sering disebut sebagai ’puncak,’ ternyata tidak pernah ditempuh sendirian. Ada banyak tangan yang bekerja dalam diam. Ada dukungan yang tidak selalu kasatmata, tetapi terasa nyata saat hati mulai lelah.
Saya percaya, setiap kemudahan yang dihadirkan Allah, selalu datang bersama keikhlasan dan pertolongan dari banyak hati.

Penulis : Wirsma Arif Harahap 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 230 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Insiden kanker payudara menunjukkan variasi geografis yang mencerminkan interaksi kompleks pola reproduksi, paparan hormonal, skrining, dan tingkat sosial ekonomi.1 Tingkat insiden secara global terkonsentrasi pada negara maju seperti Australia dan Selandia Baru (95,5 per 100.000), Eropa Barat (90,7 per 100.000), dan Amerika Utara (89,4 per 100.000).1 Program skrining telah beberapa dekadae dilaksanakan pada negara ini dengan menggunakan mamografi secara masal dan mampu meningkatkan angka deteksi dini kasus. Sebaliknya, tingkat insiden terendah terjadi pada negara dengan sumber daya terbatas seperti Asia Selatan-Tengah (26,2 per 100.000), Afrika Tengah dan Timur (33 per 100.000), dan Amerika Tengah (39,5 per 100.000).1
Proyeksi demografis menunjukkan bahwa kasus kanker payudara global akan mencapai sekitar 2.964.197 pada tahun 2040, merupakan peningkatan 31% dari tahun 2020.2 Yang lebih mencolok, pada tahun 2050, beban global diproyeksikan melebihi 6 juta kasus baru setiap tahun, dengan Asia menyumbang sebagian besar dari kasus-kasus ini.3

Penulis : Noverina Alfiany, Novrianti, Yazid Riyanda Putra 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 286 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Pemrograman nonlinier merupakan salah satu cabang matematika yang mempelajari bagaimana memperoleh solusi optimal pada permasalahan yang melibatkan hubungan nonlinier antara variabel-variabel keputusan. Berbeda dengan pemrograman linier yang memiliki struktur lebih sederhana, pemrograman nonlinier mampu merepresentasikan berbagai fenomena nyata yang lebih kompleks sehingga banyak digunakan dalam bidang rekayasa, ekonomi, kesehatan, pertanian, energi, hingga teknologi.

Penulis : Teuku Zulkarnaen, Bobby Rahman, Rizki Yunanda, Sufi, Nazrina Zuryani, Jendrius, Mita Rosaliza, Achmad Hidir, Hesti Asriwandari, Dr. Kamaruddin Hasan, Afrizal Tjoetra, Harmona Daulay, Novri Susan, Idham Irwansyah Idrus 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 126 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Pendidikan merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan suatu bangsa, tidak terkecuali di Aceh (Akbar et al., 2022; Nasir & Ritonga, 2019). Sebagai provinsi yang memiliki sejarah dan budaya yang kaya, Aceh memiliki tantangan unik dalam mengembangkan sistem pendidikan yang dapat menyelaraskan nilai-nilai lokal dengan kebutuhan global. Hal ini menjadi sangat penting karena pendidikan tidak hanya berfungsi untuk menyiapkan generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia kerja global, tetapi juga untuk memperkuat identitas dan jati diri daerah melalui pelestarian budaya local (Adlani, 2022; Suryadi & Jasiah, 2023).
Aceh, dengan segala keberagamannya, memiliki potensi besar dalam memanfaatkan kekayaan budaya lokal sebagai salah satu sumber daya dalam pendidikan. Nilai-nilai seperti kebersamaan, gotong royong, dan penghargaan terhadap adat istiadat, seperti yang terkandung dalam budaya Aceh, memiliki nilai yang sangat penting dalam membentuk karakter mahasiswa. Selain itu, bahasa Aceh sebagai salah satu bahasa daerah yang masih dipertahankan, serta tradisi dan kearifan lokal lainnya, menjadi bagian integral dari pendidikan yang dapat memperkaya kurikulum yang ada. Oleh karena itu, penting bagi kurikulum pendidikan di Aceh untuk mengakomodasi dan mengintegrasikan elemen-elemen budaya lokal ini dalam proses pembelajaran (Hasanah et al., 2025; Qolbi & Susiawati, 2025).

Penulis : Yuliandre Darwis, Haura Atthahara, Yesi Puspita, Emeraldy Chatra, Ilham Havifi, Robi Jaya Putra, Revi Marta, Misbah El Yaser, Dewi Anggraini, Zulfadli, Lusi Puspika Sari, Hanny Purnamasari, Rozidateno Putri Hanida, Rayla Osvita Putri, Lolita Deby Mahendra Putri, Dewi Noor Azijah 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 120 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Keterlibatan perempuan dalam politik merupakan salah satu indikator fundamental bagi kualitas demokrasi. Demokrasi pada prinsipnya mengandung makna partisipasi setara dari seluruh warga negara tanpa diskriminasi, termasuk diskriminasi berdasarkan gender (Kristina & Iskandar, 2022). Oleh karena itu, keterwakilan perempuan dalam lembaga politik tidak hanya dipandang sebagai isu keadilan sosial, tetapi juga sebagai prasyarat bagi terwujudnya demokrasi yang substantif dan inklusif. Secara teoretis, hubungan antara gender dan demokrasi berakar pada konsep democratic inclusiveness bahwa demokrasi sejati menuntut partisipasi seluruh kelompok sosial dalam proses pengambilan keputusan publik (Pramudita et al., 2020). Dalam konteks ini, gender menjadi variabel penting karena struktur sosial dan politik selama ini cenderung memusatkan kekuasaan pada laki-laki. Demokrasi yang tidak sensitif gender berpotensi menghasilkan kebijakan yang bias dan gagal mencerminkan kepentingan seluruh warga negara (Tias et al., 2023). Dengan demikian, keterlibatan perempuan di parlemen tidak sekadar memperbanyak jumlah kursi yang diisi oleh perempuan, tetapi juga menjadi sarana korektif terhadap defisit representasi dalam sistem demokrasi.
Dalam praktik politik Indonesia, upaya memperkuat keterlibatan perempuan diwujudkan melalui kebijakan affirmative action atau tindakan afirmatif. Konsep ini berasal dari teori keadilan distributif yang menekankan perlunya kebijakan khusus bagi kelompok yang mengalami diskriminasi sistemik untuk mencapai kesetaraan substantif (Tias et al., 2023). Dalam politik, tindakan afirmatif diterjemahkan dalam bentuk kuota perempuan minimal 30% pada daftar calon legislatif sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Kebijakan ini merupakan wujud komitmen negara terhadap prinsip demokrasi yang berkeadilan gender, dengan asumsi bahwa peningkatan representasi perempuan akan memperluas perspektif dalam perumusan kebijakan publik (Rahmanto et al., 2024).

Penulis : Yuliandre Darwis, Ismail Sualman, Noviy Hasanah, Arghita Aricindy, Yulkardi, Yunarti, Adam Ibnu Aulia, Billy Febrima Hidayat, Maskota Delfi, Sidarta Pujiraharjo, Ana Fitriana Poerana, Dewi Noor Azijah, Elva Ronaning Roem, S. Bekti Istiyanto, Sarmiati, Winda Vanisya 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 139 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Konflik Gaza, yang kembali terjadi pada Oktober 2023 setelah serangan besar-besaran Hamas di wilayah Israel, telah membuka babak baru dalam sejarah peperangan modern. Respons militer Israel selanjutnya telah menyebabkan kerusakan besar di Jalur Gaza dan kematian puluhan ribu warga sipil. Namun, di luar medan perang fisik, perang lain sedang berlangsung—perang informasi dan narasi di dunia digital. Di ruang virtual ini, kebenaran, propaganda, dan emosi bercampur membentuk gambaran tentang siapa aktor moral, korban, dan pemenang konflik tersebut (Allan & Zelizer, 2023).
Era digital telah mengubah sifat komunikasi konflik. Jika di era sebelumnya informasi dikendalikan oleh kantor berita internasional seperti Reuters atau The Associated Press, kini media sosial memungkinkan siapa pun menjadi penyampai informasi. Rekaman langsung serangan, jenazah anak-anak, dan penghancuran rumah sakit disiarkan langsung ke seluruh dunia melalui smartphone dan merupakan unsur kunci dalam membentuk narasi global. Fenomena ini telah memunculkan istilah baru yang menarik perhatian para akademisi komunikasi — narasi perang digital (Hoskins, 2022).
Menurut Hoskins (2010), peperangan kontemporer bukan lagi sekadar bentrokan senjata, melainkan juga perebutan kendali atas makna. Dalam konteks Gaza, setiap gambar dan video yang disebarluaskan membawa pesan politik implisit: siapa yang menindas, siapa yang tertindas, dan siapa yang harus didukung. Narasi digital ini telah menjadi alat strategis untuk meraih simpati publik internasional, memobilisasi solidaritas, dan menekan pemerintah dunia melalui opini publik global.
Selain itu, peran algoritma platform digital juga memperkuat efek penyebaran emosi. Konten yang dramatis dan tragis seringkali menjangkau lebih luas, sementara laporan analitis atau netral tenggelam dalam lautan data. Situasi ini menunjukkan bagaimana logika komersial platform dapat memperkuat bias emosional dan membentuk “ekologi informasi” yang tidak seimbang (Bakir & McStay, 2018).

Selasa, 21 Juli 2026 15:59

Hubungan Internasional di Era Digital

Written by

Penulis : Revaldi Alzikri, Anita Afriani Sinulingga, Silvi Cory, Farhan Rizki Rifaldy, Sofia Trisna, Putiviola Elian Nasir, Saiman Pakpahan, Sahida Salma Fariza, Virtuous Setyaka 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 116 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Dalam sejarah industri pariwisata modern, jarang sekali terjadi sebuah negara menghadapi krisis multidimensi seperti yang dialami Thailand pada awal dekade 2020-an. Sebagai sebuah negara yang perekonomiannya memiliki keterkaitan erat dengan industri pariwisata yang menyumbang sekitar 18-20% dari Produk Domestik Bruto (PDB) sebelum pandemi covid-19, Thailand menikmati statusnya sebagai “Land of Smiles,” yang menjanjikan keindahan tropis, keramahan budaya, dan terjangkau. Namun, pandemi COVID-19 yang melanda dunia pada awal 2020 menjadi katalisator yang memicu terjadinya kerentanan struktural model pariwisata massal (mass tourism) yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Kerajaan Thailand.
Sebelum Pandemi Covid-19, pada tahun 2019, Thailand menyambut hampir 40 juta wisatawan internasional, sebuah angka yang menempatkan Thailand berada di jajaran elite destinasi pariwisata global. Dari jumlah tersebut, pasar Tiongkok memegang peranan yang sangat dominan, menyumbang sekitar 11 juta pengunjung atau sekitar 27,6% dari total kedatangan secara keseluruhan. Kondisi ketergantungan pada pasar tunggal ini, yang sering disebut dalam literatur ekonomi pariwisata sebagai “Dominasi Tiongkok,” menjadi pedang bermata dua yang tajam bagi Thailand. Ketika Tiongkok menutup perbatasannya dengan kebijakan Zero-COVID yang ketat, perekonomian pariwisata Thailand nyaris terhenti, memicu permasalahan ekonomi yang parah dan hilangnya jutaan lapangan kerja di sektor jasa.