13 Juli 2026 In Berita

Penulis : Yesi Puspita, Robi Jaya Putra 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 192 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Di era media sosial dan konektivitas tanpa batas, pariwisata tidak lagi sekadar tentang perjalanan fisik, tetapi juga tentang pengalaman visual dan narasi digital yang mampu menarik perhatian, membangun emosi, serta menciptakan keterlibatan (engagement). Konten yang viral dan visual yang kuat kini menjadi kunci dalam membangun citra destinasi dan memengaruhi keputusan wisatawan. Oleh karena itu, kemampuan mengomunikasikan pariwisata secara kreatif, strategis, dan bertanggung jawab menjadi kompetensi yang sangat penting bagi akademisi, praktisi, pelaku industri, maupun mahasiswa di bidang komunikasi dan pariwisata.

13 Juli 2026 In Berita

Penulis : Silvia Rosa 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 222 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Narasi tidak lagi dipahami sebagai struktur makna yang kompleks dan berlapis. Prosa direduksi menjadi sekadar cerita yang harus diikuti secara linear. Pembaca tidak lagi diajak untuk menafsirkan, tetapi hanya memahami secara permukaan. Struktur nilai, relasi sosial, dan ideologi yang terkandung dalam teks sering kali terabaikan. Prosa kehilangan fungsi kritisnya sebagai medium refleksi sosial dan kultural. Narasi tidak lagi menjadi ruang dialog, tetapi menjadi objek konsumsi. Reduksi ini menunjukkan adanya penyempitan dalam cara memahami teks dan dunia yang diwakilinya.

13 Juli 2026 In Berita

Penulis : Silmi, S.E., M.Ak., CTT dan Indah Kurnia Sari 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 205 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Perpajakan merupakan elemen penting dalam sistem keuangan negara, karena menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan nasional. Dalam perkembangan ekonomi dan tata kelola pemerintahan yang semakin kompleks, pemahaman mengenai perpajakan tidak cukup hanya pada konsep dasar, tetapi juga harus mencakup mekanisme administratif, prosedural, dan teknis pemungutan pajak. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran lanjutan yang membahas aspek-aspek lebih mendalam mengenai ketentuan umum, tata cara perpajakan, serta jenis-jenis pajak yang diterapkan dalam praktik.
Buku “Perpajakan Indonesia: Teori, Regulasi, dan Praktik” disusun untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai sistem perpajakan di Indonesia. Pembahasan dalam buku ini mencakup proses administrasi pajak, hak dan kewajiban Wajib Pajak, mekanisme penyelesaian sengketa, serta ketentuan terkait pajak yang dikelola pemerintah daerah seperti Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), dan Bea Meterai.
Perubahan regulasi perpajakan yang terus terjadi menuntut adanya literatur yang terkini dan sistematis. Kehadiran buku ini diharapkan dapat menjadi referensi yang relevan, baik bagi mahasiswa, akademisi, maupun praktisi, untuk memahami perpajakan secara lebih terstruktur dan kontekstual.

13 Juli 2026 In Berita

Penulis : Daratullaila Nasri 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 105 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Minangkabau merupakan salah satu wilayah di Nusantara yang memiliki naskah kuno (manuskrip) yang sangat signifikan, baik dari segi jumlah maupun keragaman isinya. Sejumlah penelitian filologis menunjukkan bahwa naskah Minangkabau mencapai ribuan eksemplar yang tersebar di berbagai wilayah Sumatera Barat. Prof, Pramono, seorang filolog dari Universitas Andalas menyebutkan bahwa 1.235 telah berhasil didigitalkan, sementara sekitar seribuan lainnya telah melalui restorasi sebagai upaya pelestarian (wawancara lisan, 2026). Temuan ini sejalan dengan hasil inventarisasi sebelumnya yang mencatat bahwa koleksi naskah Minangkabau tidak hanya berada dalam institusi formal, tetapi juga tersebar luas di tengah masyarakat sebagai koleksi pribadi yang diwariskan secara turun-temurun. Hal itu memperlihatkan bahwa tradisi literasi sosial ini hidup di ruang sosial, bukan semata-mata di lembaga arsip formal (Susena, 2013).
Secara geografis dan institusional, naskah-naskah Minangkabau tersebar di beberapa tempat, baik di dalam maupun di luar negeri. Di Indonesia, koleksi tersebut dapat ditemukan di Perpustakaan nasional republik Indonesia, Museum Adiyawarman, Lembaga kearsipan daerah, Minangkabau Corner di Universitas Andalas, SURI, dan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol. Selain itu, pusat dokumentasi budaya seperti Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) juga menjadi ruang penyimpanan dan kajian naskah-naskah tersebut. Di luar negeri, jumlah naskah yang cukup besar tersimpan di perpustakaan-perpustakaan di Belanda, Jerman, Inggris, sebagai konsekuensi dari sejarah kolonial dan aktivitas pengumpulan naskah oleh orientalis. Menariknya, selain lembaga formal, surau-surau tradisional di Minangkabau juga berfungis sebagai pusat produksi sekaligus penyimpanan naskah, yang dalam konteks filologi dapat disebut sebagai scriptorium lokal (Susena, dkk., 2013). Bahkan, beberapa studi menemukan ratusan naskah tersimpan di surau tertentu, menegaskan bahwa peran institusi keagamaan dalam transmisi pengetahuan (Pramono, 2015)