31 Agustus 2026 In Berita

Penulis : Efri Yoni Baikoeni | Yulnetri | Feni Munifatullah | Indraddin

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 340 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Biografi yang berjudul Dari Inggris ke Limau Manis: Mengenang Tiga Dekade Wafatnya Prof. Dr. H. Khaidir Anwar, MA sebagian besar isinya disadur dan dikembangkan dengan sangat baik oleh para penulis dari memoir singkat “Growing Up in Minangkabau. The Indonesian Revolution as I Knew it” yang ditulis oleh ayah saya waktu kami masih bermukim di London. Ayah saya senang menceritakan fragmen-fragmen pengalamannya sewaktu zaman Revolusi kepada kami dan teman-temannya, dan ketika telah menyesaikan disertasinya, beliau menyempatkan mengetik memoir sepanjang 65 halaman ini. Saya sendiri baru membaca memoir ini secara utuh dan lebih teliti setelah Sdr. Efri Yoni mengirim draft biografi untuk dapat membuat perbandingan.
Berbeda dari adik-adik saya, Danti dan Desi, saya tidak memiliki banyak kenangan masa kecil dengan ayah di Bandung, karena saya menjalani masa kecil di Koto Kociak, VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten 50 Kota. Saya tinggal bersama Mamak dari ibu saya yang bernama Datuk H. Habib dan istrinya, Mak Tuo Nurma di Tanjung Ipuh, di atas tanah pusako keluarga ibu saya, suku Pitopang Pondam, Koto Kociak. Saya mengenyam Pendidikan SD di Koto Kociak dan SMP di Dangung-Dangung.

24 Juli 2026 In Berita

Penulis : Prof. Dr. dr. Rima Semiarty, MARS, FISPH, FISCM, Sp.KKLP, Subsp.COPC 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 89 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Ada masa dalam hidup ketika langkah terasa begitu berat, dan manusia hanya mampu berserah kepada kehendak-Nya. Saya pernah berada di titik itu. Masa ketika Allah menghadirkan ujian yang sebelumnya tidak pernah saya bayangkan.
Suami saya, yang selama ini menjadi teman berjalan dalam hidup, tiba-tiba harus menjalani hari-harinya dalam keterbatasan. Rumah yang dulu ramai dengan canda dan tawa, berubah sunyi. Ada waktu-waktu yang diisi di ruang tunggu rumah sakit, jadwal kontrol, obat-obatan, dan doa yang dipanjatkan berulang kali dalam diam.
Dari situlah saya belajar bahwa cinta ternyata tidak selalu hadir dalam bentuk kata-kata. Kadang, cinta adalah ’tetap tinggal’. Menemani. Mendengar napas yang melemah di tengah malam. Menguatkan hati sendiri sebelum menguatkan orang lain.
Saya menjalani semua ini bukan karena saya kuat. Saya hanya dituntun sedikit demi sedikit oleh kasih Allah dan orang-orang yang tidak berhenti mengulurkan doa, baik itu dari suami, anak-anak, keluarga, sahabat, sejawat, dan para murid yang terus memberi semangat dengan cara mereka masing-masing.
Perjalanan menuju titik yang sering disebut sebagai ’puncak,’ ternyata tidak pernah ditempuh sendirian. Ada banyak tangan yang bekerja dalam diam. Ada dukungan yang tidak selalu kasatmata, tetapi terasa nyata saat hati mulai lelah.
Saya percaya, setiap kemudahan yang dihadirkan Allah, selalu datang bersama keikhlasan dan pertolongan dari banyak hati.

22 Agustus 2024 In Berita

Penulis: Rizki Oktavian | Raja Eka Citra Kalisa | Friska Handayani | Abdul Rahman | Waldi Kurniawan | Rika Desviorita | Fanny Pratami |   Poby Karmendra | Rofila Dita Karmia | Fitri Nurhandi | Rosi Maulini | Auliya Al Hazmi | Hersa Firda Kartika | Andriani Fuji Lestari | Mia Laurentika | Rendra Darmasatria | Berliana Islamiyarti | Putri Yunanda |Ledira Dara Ismi | Agung Bima Putera | Clarissa Maharani Putri | Bintang Rezki Aulia | Hasnal Laily | Rizki Audita | Afifah Alfyanita | Yuni Kartika | Aisha Triani | Sari Almira Taria

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2024

Jumlah Halaman: 285 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Setelah  hujan  badai,  pelangi  muncul  dengan keindahan  yang  memukau.  Begitu  pula  dengan perjalanan  para  dokter  yang  menjalani  Program Pendidikan  Dokter  Spesialis  (PPDS).  Buku  ini mengisahkan perjuangan mereka yang berani keluar dari zona nyaman, meninggalkan kota asal demi mengejar mimpi  menjadi  dokter  spesialis.  Dengan  tekad  kuat  dan semangat  pantang  menyerah,  mereka  menghadapi  setiap rintangan,  mulai  dari  adaptasi  di  lingkungan  baru  hingga pengorbanan  waktu,  tenaga,  dan  finansial  yang  tidak sedikit.  Dalam perjalanan ini, para PPDS tidak hanya belajar menjadi spesialis yang handal, tetapi juga menjadi pribadi yang  lebih  tangguh  dan  bijaksana.  Mereka  membangun persahabatan yang erat, saling mendukung dan menguatkan dalam setiap langkah. Buku ini adalah penghormatan untuk setiap usaha keras dan pengorbanan yang mereka lakukan, serta pengingat bahwa setiap tantangan adalah kesempatan untuk tumbuh dan berkembang. "Pelangi  Setelah  Hujan"  bukan  hanya  tentang perjalanan  menjadi  dokter  spesialis,  tetapi  juga  tentang menemukan  jati  diri  dan  arti  sejati  dari  pengabdian  dan pelayanan.  Ini  adalah  cerita  tentang  bagaimana  mimpi dapat tercapai dengan tekad yang kuat dan semangat yang tidak pernah padam. Mari jelajahi kisah-kisah inspiratif ini dan temukan pelangi Anda sendiri setelah badai kehidupan.