Unand Press
Untuk Kejayaan Bangsa
Penulis : Asrinaldi
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2026
Jumlah Halaman: 214 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Buku ini merupakan kumpulan refleksi akademik yang lahir dari kegelisahan intelektual penulis dalam memahami dinamika demokrasi Indonesia, khususnya ketika dilihat dari perspektif identitas sosial dan budaya masyarakat Minangkabau. Dalam perjalanan penelitian dan penulisan yang cukup panjang, penulis semakin menyadari bahwa demokrasi tidak pernah berdiri di ruang hampa, melainkan selalu berinteraksi dengan nilai, norma, dan identitas budaya yang hidup dalam masyarakat.
Penulis : Kurnia Warman | Titin Fatimah | Beni Kurnia Illahi | Sucy Delyarahmi | Muhammad Kevin Yades
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2026
Jumlah Halaman: 164 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Indonesia merupakan negara kepulauan (archipelagic state) yang karakter geografisnya didominasi oleh wilayah perairan. Luas wilayah perairan Indonesia yang mencapai ± 6.315.222 km² jauh melampaui luas daratannya yang hanya sekitar ± 1.890.739 km². Kondisi ini menempatkan Indonesia sebagai negara dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia setelah Kanada, yakni sekitar 99.123 km. Fakta geografis tersebut bukan sekadar angka statistik, melainkan realitas sosial-hukum yang membentuk pola permukiman, struktur ekonomi, dan sistem penguasaan sumber daya alam masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat pesisir.
Berdasarkan data Potensi Desa (Podes) 2024, tercatat sebanyak 12.968 desa/kelurahan atau sekitar 15,39% dari total desa/kelurahan di Indonesia berada di wilayah yang berbatasan langsung dengan laut. Desa-desa pesisir ini pada umumnya dihuni oleh masyarakat dengan corak kehidupan maritim, yakni masyarakat yang menggantungkan keberlangsungan hidupnya pada laut dan wilayah pesisir, baik dari aspek ekonomi (perikanan, perdagangan, pariwisata), sosial, maupun budaya. Dalam konteks tersebut, laut dan pesisir tidak hanya dipahami sebagai sumber daya alam, tetapi juga sebagai ruang hidup (living space) yang dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Penulis: Prof. Dr. Afrizal, M.A | Fendi Agus Syaputra, M.Sos | Faruq El Pikaso, S.Sos | Zuldesni, M.A
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2024
Jumlah Halaman: 112 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Buku ini tentang dampak Hutan Adat dan Perhutanan Sosial terhadap pengakuan dan pemulihan hak atas tanah masyarakat lokal dan Masyarakat Adat, khususnya Hutan Desa, Hutan Adat, dan Kemitraan Kehutanan. Kami menggunakan data di empat provinsi: Jambi, Riau, Sumatera Utara, dan Kalimantan Barat.