Unand Press
Untuk Kejayaan Bangsa
Penulis : Dr. Siska Efendi, SP., MP
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2026
Jumlah Halaman: 251 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Kumbang koksi memiliki rekam jejak histori yang sangat panjang sebagai agens pengendali hayati di berbagai belahan dunia. Dokumentasi awal oleh Kirby dan Spence (1846) menyingkap bahwa pada awal abad ke-19, para petani di Inggris telah mempraktikkan konservasi dengan cara memelihara dan melindungi koloni kumbang koksi dari serangan burung pemangsa guna mengendalikan ledakan populasi kutu daun hop (Phorodon humuli). Paradigma ini memicu perluasan program introduksi antar-kawasan geografis berskala besar di fase berikutnya. Salah satu tonggak sejarah awal ditunjukkan melalui pelepasan spesies Coccinella undecimpunctata dari Eropa ke Selandia Baru pada tahun 1874 yang secara efektif menekan kepadatan populasi kutu daun pada tanaman buah serta vegetasi rumput pakan ternak (Gambar 1) (Dumbleton, 1936). Memasuki awal abad ke-20, kebutuhan mendesak akan supresi pengendalian hayati terhadap kompleksitas hama eksotik mendorong Amerika Utara melakukan introduksi masif yang mencakup tidak kurang dari 179 spesies kumbang koksi sejak tahun 1900, di mana spesies superior Harmonia axyridis tercatat pertama kali dilepaskan sebagai agens pengendalian hayati klasik di benua tersebut pada tahun 1916 (Gambar 1) (Obrycki & Kring, 1998).
Penulis : Prof. Dr. Ir. Syahro Ali Akbar, MP | Prof. Dr. Ir. Tri Astuti S.Pt. MP.IPU Asean Eng | Dr. Rica Mega Sari, S.Pt. MP | Prof. Dr. Ir. Nurhaita, MP | Dr. Pristian Yuliani. SPt. BSac. MSc
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2026
Jumlah Halaman: 221 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Buku Ajar “Filsafat Ilmu Dan Metode Penelitian Peternakan” adalah salah satu buku yang dibutuhkan oleh tenaga edukatif sebagai salah satu referensi yang dapat dimanfaatkan dalam proses belajar mengajar. Disamping itu tentu mahasiswa Program Magister (S2) Peternakan juga sangat memerlukan buku ajar ini untuk lebih memahami, memperdalam dan menerapkan materi terkait dengan Filsafat Ilmu Dan Metode Penelitian Peternakan. Terutama untuk mahasiswa dalam merealisasikan Tesis sebagai tugas akhirnya.
Penulis : Rini Elisia, S.Pt., MP | Dr. Annisa, S.Pt | Dr. Malikil Kudus Susalam, S.Pt., MP | Refika Komala, S.Pt., MP | Ir. Maiyontoni, MP
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2026
Jumlah Halaman: 245 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Setiap kali kita menyantap semangkuk bakso, segelas susu, atau sepiring nugget ayam, kita sesungguhnya sedang menikmati hasil akhir dari sebuah rantai panjang yang disebut agroindustri peternakan. Rantai ini dimulai dari peternak yang membesarkan sapi atau ayam, berlanjut ke rumah potong hewan, pabrik pengolahan, hingga jaringan distribusi yang mengantarkan produk ke meja makan konsumen. Tanpa disadari, hampir seluruh aktivitas ekonomi di sekitar produk peternakan—mulai dari pakan, obat hewan, pemotongan, pengolahan, sampai pengemasan—merupakan bagian dari satu sistem besar yang saling terkait.
Indonesia, dengan populasi penduduk lebih dari 280 juta jiwa dan tingkat konsumsi protein hewani yang terus meningkat, memiliki pasar agroindustri peternakan yang sangat besar sekaligus tantangan yang tidak sederhana. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasi Peternakan dalam Angka 2025 mencatat bahwa populasi ayam di Indonesia mencapai sekitar 3,92 miliar ekor, populasi sapi potong sekitar 12,12 juta ekor, dan populasi kerbau sekitar 755 ribu ekor. Skala populasi ternak sebesar ini hanya dapat dikelola secara efisien melalui sistem agroindustri yang terorganisasi, bukan sekadar aktivitas beternak secara tradisional dan terpisah-pisah.
Bab ini mengajak mahasiswa untuk memahami agroindustri peternakan bukan sebagai satu bidang usaha yang berdiri sendiri, melainkan sebagai bagian integral dari sistem agribisnis yang lebih luas. Pemahaman ini menjadi fondasi penting sebelum mahasiswa mempelajari topik-topik lanjutan seperti tantangan dan peluang pengembangan, karakteristik bahan baku, teknologi produksi, hingga manajemen agroindustri pada bab-bab selanjutnya. Relevansi bab ini terhadap CPMK-1 terletak pada perannya sebagai pintu masuk konseptual: mahasiswa harus terlebih dahulu memahami definisi, ruang lingkup, dan kedudukan agroindustri peternakan sebelum mampu menganalisis persoalan yang lebih kompleks di bab-bab berikutnya.
Penulis : Gita Ciptaan, Mirnawati dan Harnentis
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2026
Jumlah Halaman: 120 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Buku ini berisi uraian tentang ampas sari kedelai dan daun ubi kayu sebagai bahan pakan alternatif broiler, sumber nutrisi dan bahan pakan broiler, nutrisi pertumbuhan dan produksi broiler, organ fisiologis broiler, pengelolaan pakan dan pemeliharaan broiler, ampas sari kedelai serta daun ubi kayu fermentasi untuk produksi dan kesehatan broiler.