Penulis : Teuku Zulkarnaen, Bobby Rahman, Rizki Yunanda, Sufi, Nazrina Zuryani, Jendrius, Mita Rosaliza, Achmad Hidir, Hesti Asriwandari, Dr. Kamaruddin Hasan, Afrizal Tjoetra, Harmona Daulay, Novri Susan, Idham Irwansyah Idrus
ISBN:
Bahasa: Indonesia
Cetakan: Pertama, 2026
Jumlah Halaman: 126 halaman
Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
Sinopsis :
Pendidikan merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan suatu bangsa, tidak terkecuali di Aceh (Akbar et al., 2022; Nasir & Ritonga, 2019). Sebagai provinsi yang memiliki sejarah dan budaya yang kaya, Aceh memiliki tantangan unik dalam mengembangkan sistem pendidikan yang dapat menyelaraskan nilai-nilai lokal dengan kebutuhan global. Hal ini menjadi sangat penting karena pendidikan tidak hanya berfungsi untuk menyiapkan generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia kerja global, tetapi juga untuk memperkuat identitas dan jati diri daerah melalui pelestarian budaya local (Adlani, 2022; Suryadi & Jasiah, 2023).
Aceh, dengan segala keberagamannya, memiliki potensi besar dalam memanfaatkan kekayaan budaya lokal sebagai salah satu sumber daya dalam pendidikan. Nilai-nilai seperti kebersamaan, gotong royong, dan penghargaan terhadap adat istiadat, seperti yang terkandung dalam budaya Aceh, memiliki nilai yang sangat penting dalam membentuk karakter mahasiswa. Selain itu, bahasa Aceh sebagai salah satu bahasa daerah yang masih dipertahankan, serta tradisi dan kearifan lokal lainnya, menjadi bagian integral dari pendidikan yang dapat memperkaya kurikulum yang ada. Oleh karena itu, penting bagi kurikulum pendidikan di Aceh untuk mengakomodasi dan mengintegrasikan elemen-elemen budaya lokal ini dalam proses pembelajaran (Hasanah et al., 2025; Qolbi & Susiawati, 2025).