07 Mei 2026 In Berita

Penulis : Dr. Ernita Arif, M.Si

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 242 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Keluarga merupakan ruang komunikasi pertama yang membentuk cara manusia memahami dunia. Sebelum individu berinteraksi dengan lingkungan sosial yang lebih luas, ia terlebih dahulu belajar tentang makna hubungan, penghargaan, konflik, serta empati melalui percakapan yang terjadi di dalam keluarga. Dalam ruang keluarga, kata-kata pertama yang didengar anak, cara orang tua merespons pertanyaan, serta bagaimana anggota keluarga menyampaikan perasaan menjadi pengalaman komunikasi awal yang membentuk cara individu berinteraksi sepanjang hidupnya.
Dalam perspektif ilmu komunikasi, interaksi yang terjadi dalam keluarga tidak sekadar pertukaran informasi, tetapi merupakan proses pembentukan makna sosial. Komunikasi membantu individu memahami identitas diri, membangun relasi interpersonal, serta menafsirkan pengalaman hidupnya. Littlejohn dan Foss menjelaskan bahwa komunikasi merupakan proses simbolik yang memungkinkan manusia menciptakan dan berbagi makna dalam hubungan sosial (Littlejohn & Foss, 2011). Dalam konteks keluarga, proses penciptaan makna ini berlangsung secara intensif karena hubungan antara anggota keluarga bersifat dekat, berkelanjutan, dan penuh emosi.

05 Desember 2024 In Berita

Penulis: M. Fuad Nasar

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2024

Jumlah Halaman: 68 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Buku Keluarga Fondasi Bangsa: Mengenal Sejarah dan Kiprah Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) memberikan gambaran sekilas pengabdian BP4 sebagai organisasi nirlaba yang selama puluhan tahun memusatkan perhatian dan kegiatannya pada bimbingan perkawinan dan pembinaan keluarga.
Pembentukan BP4 yang dirintis sejak 1954 merupakan milestone kebangkitan kesadaran bangsa Indonesia untuk memperkokoh ketahanan keluarga yang menjadi jantung kemaslahatan masyarakat. Ketahanan keluarga amat penting karena setiap manusia dilahirkan dan mengalami masa pertumbuhan fisik, jiwa dan mental-spiritualnya dalam lingkungan keluarga, sebelum mengenal lingkungan sosial.
Keluarga yang dibentuk melalui ikatan perkawinan yang sah antara seorang laki-laki dan seorang perempuan adalah fondasi yang menjadi penentu kualitas kehidupan bangsa.