Analisis Wacana Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat : Pendekatan Linguistik Fungsional Sistemik

Penulis : Dr. Elly Delfia, S.S., M.Hum 

ISBN: 

Bahasa: Indonesia

Cetakan: Pertama, 2026

Jumlah Halaman: 277 halaman

Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm

 

Sinopsis :

Bahasa tidak hanya digunakan sebagai tuturan manusia, tetapi juga sebagai representasi dari realitas sosial. Saussure (1988) menyatakan bahwa bahasa adalah institusi sosial yang menggunakan sistem tanda untuk mengungkapkan gagasan secara alami dan bahasa merupakan tanda terpenting di antara sistem tanda lainnya. Bahasa adalah sistem tanda yang berfungsi sebagai sumber makna atau sistem realisasi makna melalui bentuk-bentuk linguistik yang terhubung dengan sistem sosial budaya.
Halliday menggambarkan relasi bahasa dengan realitas sosial dalam konsep sistem semiotika sosial yang dijabarkan dalam tradisi linguistik fungsional sistemik (Halliday, 1978). Linguistik fungsional sistemik (selanjutnya disingkat LFS) membicarakan bahasa sebagai simbol semiotika sosial yang secara hierarkis terdiri atas grafologi/fonologi, gramatika, semantik, register, genre, dan ideologi (Halliday dan Hasan, 1989). Halliday juga menyatakan bahwa pada tingkat struktur yang lebih abstrak, bahasa dibicarakan secara ekslusif (lebih atau kurangnya) karena teori fungsional bahasa, bahkan tata bahasa dapat dilihat sebagai struktur atau bentuk sosial (Halliday, 1978). Bahasa tidak hanya dibicarakan pada sebatas struktur internal atau struktur teks, tetapi juga struktur eksternal. Stuktur eksternal bahasa dalam LFS disebut dengan konteks (Halliday dan Hasan, 1985; 1989; 1991; 1992).
Pemikiran Halliday tentang konteks terinspirasi dari antropolog, Bronislaw

Read 3 times